February 25, 2011 Say NO! to Inspiracy
Bingung liat judulnya?? Tenang saja judul diatas bukan salah ketik. Kata Inspiracy muncul dari dua kata yang saya gabung jadi satu, yaitu Inspiration dan Piracy, yang kemudian saya artikan dengan pembajakan inspirasi. Hmm.. apa lagi ini? Dalam tulisan pertama saya di blog ini yang berjudul Again telah saya paparkan tentang latar belakang saya membuat blog ini, yang merupakan blog ketiga saya. Saya tidak puas dengan banyaknya artikel repost di blog-blog saya terdahulu. Oleh karena itu saya bertekad untuk tidak lagi memasang artikel-artikel yang repost di blog ini. Atas dasar tekad itulah kemudian muncul kata Inspiracy. Pembajakan atau Piracy adalah sebuah kejahatan. Karena menggunakan karya orang lain dengan tanpa izin adalah sebuah kegiatan yang merugikan salah satu pihak. Tapi, disini kita tidak sedang berbicara pembajakan di mata hukum karena saya tidak mengerti apa-apa tentang hukum. Kita akan membicarakan pembajakan dari sisi penghargaan. Ambil contoh, ketika anda mencari sebuah artikel di internet. Dengan bantuan Google tentu akan menjadi hal yang mudah untuk dilakukan. Tapi apa yang kemudian anda rasakan saat Google sudah menampilkan hasil pencarian anda? Berdasarkan pengalaman pribadi, hal yang membuat saya jengkel adalah ketika saya menemukan banyak sekali artikel yang, huruf maupun susunan katanya, sama persis dengan blog-blog yang lain. Saya gak habis pikir, mudah saja bagi mereka mengcopy tulisan orang lain, (seperti yang saya lakukan di blog saya sebelumnya) tanpa memikirkan bagaimana penulis asli tersebut mencurahkan waktu untuk menulis artikel tersebut, yang kemudian hanya di copy paste yang hanya membutuhkan waktu kurang dari semenit. Lantas kemana penghargaan kita terhadap hasil karya orang lain?? Masih teringat jelas bukan ketika Malaysia tanpa hak mengklaim budaya kita seperti batik, reog, tari kecak dll, tanpa dikomando sebagian besar masyarakat kita melancarkan aksi protes menentang klaim Malaysia yang menurut kita melanggar hak cipta budaya bangsa kita. Dari sisi nasionalisme memang patut diacungi jempol. Tetapi coba kita tengok diri kita sendiri. Mungkin kita juga tanpa sengaja atau dengan sengaja pernah melakukan tindakan pembajakan, mengambil karya orang lain tanpa izin dan digunakan untuk kepentingan pribadi. Memang tidak ada label hak cipta pada karya tersebut, tetapi setidaknya ada lah sedikit penghargaan kepada mereka yang telah dengan susah payah mencurahkan inspirasinya. Hal itu juga yang akan kita rasakan ketika hasil karya kita kemudian dibajak orang lain untuk kepentingan pribadi. Tentu perasaan tidak terima akan muncul. Waktu, biaya dan pikiran kita yang telah kita curahkan untuk menulis sebuah artikel dengan tanpa hak dibajak oleh orang lain. Benar-benar perbuatan yang tidak beretika bukan?
Untuk itu alangkah indahnya jika semua saling menghargai, bukan hanya pada artikel di blog tapi juga dalam hal-hal yang lain. Saya telah menyadari kekeliruan saya di blog yang terdahulu dan saya memperbaikinya di blog ini. Semoga hal yang sama akan diikuti oleh blogger-blogger lainnya sehingga tidak ada lagi kejengkelan ketika menemukan artikel-artikel yang ditulis sama persis di banyak blog.
Kemudian dengan lantang kita berteriak Say NO! To Inspiracy
- Posted under Opinion
0 Comment(s):